<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Alumni Teater Hampa</title>
	<atom:link href="http://alumniteaterhampa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alumniteaterhampa.wordpress.com</link>
	<description>Biarkan ruang itu terisi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 May 2011 09:27:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='alumniteaterhampa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Alumni Teater Hampa</title>
		<link>http://alumniteaterhampa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alumniteaterhampa.wordpress.com/osd.xml" title="Alumni Teater Hampa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://alumniteaterhampa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hibah Seni Kelola ke-15 Tahun 2008 Dibuka</title>
		<link>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/hibah-seni-kelola-ke-15-tahun-2008-dibuka/</link>
		<comments>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/hibah-seni-kelola-ke-15-tahun-2008-dibuka/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 07:27:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni teater hampa</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/hibah-seni-kelola-ke-15-tahun-2008-dibuka/</guid>
		<description><![CDATA[Hibah Seni ke-15 Tahun 2008 Dibuka Program bantuan dana untuk seni pertunjukan, Hibah Seni, kembali dibuka. Masih sama seperti periode sebelumnya, Hibah Seni yang saat ini memasuki periode ke-15 memberikan bantuan dana untuk dua kategori yaitu Karya Inovatif dan Pentas Keliling. Besarnya bantuan yang diberikan adalah maksimal Rp 20 juta untuk Karya Inovatif dan Rp [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=91&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><strong>Hibah Seni ke-15 Tahun 2008 Dibuka</strong></p>
<p>Program bantuan dana untuk seni pertunjukan, Hibah Seni, kembali dibuka. Masih sama seperti periode sebelumnya, Hibah Seni yang saat ini memasuki periode ke-15 memberikan bantuan dana untuk dua kategori yaitu Karya Inovatif dan Pentas Keliling. Besarnya bantuan yang diberikan adalah maksimal Rp 20 juta untuk Karya Inovatif dan Rp 40 juta untuk Pentas Keliling.Bagi Anda yang berminat, formulir lamaran dan pedoman pengajuan proposal dapat diperoleh cara berikut ini.</p>
<p><strong>Website</strong><br />
Kunjungi www.kelolaarts.or.id. Download dan cetaklah Pedoman dan Formulir Hibah Seni 2008.</p>
<p><strong>Email</strong><br />
Kirimkan email ke hibahseni@kelolaarts.or.id dengan subjek Formulir Hibah Seni 2008. Pada bagian isi tulislah nama dan alamat lengkap Anda.</p>
<p><strong>Fax</strong><br />
Tulislah nama, alamat lengkap, dan no telepon/fax Anda lalu kirim melalui faksimil ke (021) 722 1284.</p>
<p><strong>Surat</strong><br />
Tulislah surat dan jangan lupa cantumkan nama, alamat lengkap, dan no telepon/fax ke Yayasan Kelola, Jalan Cikatomas II No. 33, Jakarta 12180.</p>
<p>Batas akhir pengiriman proposal Hibah Seni ke-15 tahun 2008 adalah tanggal 30 November 2007 (cap pos). Pengumuman penerima hibah selambat-lambatnya tanggal 5 April 2008.</p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=91&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/hibah-seni-kelola-ke-15-tahun-2008-dibuka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3214ba50fcb9729149cb96534541d34f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alumni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Ford Foundation International Fellowship Program</title>
		<link>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/indonesia-ford-foundation-international-fellowship-program/</link>
		<comments>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/indonesia-ford-foundation-international-fellowship-program/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 06:53:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni teater hampa</dc:creator>
				<category><![CDATA[beasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/indonesia-ford-foundation-international-fellowship-program/</guid>
		<description><![CDATA[Ford Foundation, sebuah lembaga nirlaba yang mengabdi untuk perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia, telah meluncurkan International Fellowships Program (IFP). Secara garis besar, tujuan-tujuan Ford Foundation adalah memperkuat nilai-nilai demokratis, mengurangi kemiskinan dan ketidakadilan, mendukung kerjasama internasional, serta meningkatkan karya manusia. Di Indonesia IFP dikelola oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF), sebuah lembaga pendidikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=90&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ford Foundation, sebuah lembaga nirlaba yang mengabdi untuk perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia, telah meluncurkan International Fellowships Program (IFP). </strong>Secara garis besar, tujuan-tujuan Ford Foundation adalah memperkuat nilai-nilai demokratis, mengurangi kemiskinan dan ketidakadilan, mendukung kerjasama internasional, serta meningkatkan karya manusia.<br />
Di Indonesia IFP dikelola oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF), sebuah lembaga pendidikan nirlaba yang bergerak di bidang pengembangan dan pertukaran pendidikan, serta pelatihan yang bertujuan menumbuhkan rasa saling pengertian antarbangsa.</p>
<p><strong>Penerima beasiswa dapat mendaftarkan diri untuk belajar di perguruan tinggi di seluruh dunia.</strong> IFP akan membantu menempatkan mereka yang belum dapat menentukan universitas tujuan studi.<br />
Sebelum memulai studi, apabila diperlukan, penerima beasiswa akan memperoleh orientasi dan persiapan studi, misalnya kursus bahasa, komputer, atau bidang lain yang sesuai dengan kebutuhannya.</p>
<p>IFP menyediakan bantuan untuk studi pascasarjana (Master atau Doktoral) bagi anggota masyarakat yang kurang memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi, antara lain penduduk yang tinggal di daerah terpencil, masyarakat adat, masyarakat terpinggirkan, atau masyarakat yang berada di daerah konflik/pascakonflik. Kaum perempuan sangat dianjurkan untuk melamar.Pelamar harus memiliki kewarganegaraan Indonesia dan bertempat tinggal di Indonesia.</p>
<p><strong>Persyaratan lainnya yang harus dipenuhi pelamar, yaitu</strong><br />
- telah menyelesaikan program studi Sarjana (S1) dengan prestasi yang sangat baik,<br />
- berperan aktif dalam masyarakat atau komunitasnya,<br />
- memiliki rencana kerja untuk menerapkan apa yang akan dipelajarinya sesuai dengan tujuan-tujuan Ford Foundation, dan<br />
- memiliki komitmen untuk melaksanakan rencana kerja itu setelah menyelesaikan masa studinya.</p>
<p><strong>IIEF menerima pendaftaran untuk beasiswa IFP sepanjang tahun.</strong><br />
Formulir prapendaftaran yang diterima sebelum tanggal 31 Oktober akan segera diproses.<br />
- Pelamar yang memenuhi syarat akan diberikan formulir pendaftaran lengkap untuk diisi dan dikirimkan kembali ke IIEF.<br />
- Para finalis akan dipanggil untuk diwawancarai.<br />
- Penerima beasiswa akan diumumkan pada akhir bulan Juni tahun berikutnya.<br />
- Penerima beasiswa akan mulai menempuh program studinya pada tahun akademik berikutnya.<br />
<strong>Formulir prapendaftaran yang diterima setelah tanggal 31 Oktober akan diproses untuk periode beasiswa tahun berikutnya.</strong></p>
<p>Semua berkas pendaftaran harus diserahkan ke IIEF yang kemudian diperiksa dan dinilai oleh panel seleksi nasional dan daerah yang para anggotanya terdiri dari para pakar dan praktisi di berbagai bidang akademik.</p>
<p><strong>Informasi lebih lanjut mengenai IFP harap hubungi</strong><br />
The Indonesian International Education Foundation (IIEF)<br />
Menara Imperium Lantai. 28 Suite B,<br />
Jalan H.R.Rasuna Said, Jakarta 12980<br />
Tel.: 831-7330 pesawat 13 atau 17<br />
Faks: (62-21) 8317331, E-mail: ifp@iief.or.id .</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=90&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/indonesia-ford-foundation-international-fellowship-program/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3214ba50fcb9729149cb96534541d34f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alumni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lowongan aplikasi bantuan dana Arts Network Asia (ANA) Maret &#8211; 2008</title>
		<link>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/lowongan-aplikasi-bantuan-dana-arts-network-asia-ana-maret-2008/</link>
		<comments>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/lowongan-aplikasi-bantuan-dana-arts-network-asia-ana-maret-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 06:30:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni teater hampa</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/lowongan-aplikasi-bantuan-dana-arts-network-asia-ana-maret-2008/</guid>
		<description><![CDATA[Kami mengundang Anda untuk mengirim proposal bantuan dana ANA untuk para seniman, manager dan pekerja seni yang tertarik untuk berkomitmen bekerja dalam ruang lingkup komunitas dan seni di Asia.   Didirikan oleh sekelompok seniman, manajer dan pekerja seni independen, ANA adalah lembaga pendonor dana yang bekerja dalam lintas perbatasan di berbagai disiplin di Asia dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=89&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="80%">
<tr>
<td>
<p class="Section1">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Kami</span></em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">mengundang</span> <span class="SpellE">Anda</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">mengirim</span> proposal <span class="SpellE">bantuan</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">dana</span></span> ANA <span class="SpellE">untuk</span>  <span class="SpellE">para</span> <span class="SpellE">seniman</span>, manager <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">pekerja</span> <span class="SpellE">seni</span> yang <span class="SpellE">tertarik</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">berkomitmen</span> <span class="SpellE">bekerja</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">ruang</span> <span class="SpellE">lingkup</span> <span class="SpellE">komunitas</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">seni</span> <span class="SpellE">di</span> </span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Asia</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Didirikan</span></em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">oleh</span> <span class="SpellE">sekelompok</span> <span class="SpellE">seniman</span>, <span class="SpellE">manajer</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">pekerja</span> <span class="SpellE">seni</span> <span class="SpellE">independen</span>, ANA <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">lembaga</span> <span class="SpellE">pendonor</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">dana</span></span> yang <span class="SpellE">bekerja</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">lintas</span> <span class="SpellE">perbatasan</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">berbagai</span> <span class="SpellE">disiplin</span> <span class="SpellE">di</span> </span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Asia</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">menggunakan</span> 11 <span class="SpellE">bahasa</span>. </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="GramE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">ANA <span class="SpellE">mendukung</span> <span class="SpellE">kegiatan-kegiatan</span> <span class="SpellE">di</span> Asia <span class="SpellE">walaupun</span> <span class="SpellE">tetap</span> <span class="SpellE">memfokuskan</span> <span class="SpellE">diri</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">ruang</span> <span class="SpellE">lingkup</span>  </span></em></span><span class="GramE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Asia</span></em></span><span class="GramE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">Tenggara</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">daerah</span> </span></em></span><span class="GramE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Mekong</span></em></span><span class="GramE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">.</span></em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Anda mungkin memiliki kegiatan yang cocok dengan pola pikir dan cara pandang kami. </span></em></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Kami akan mempertimbangkan kegiatan yang mendukung kolaborasi dan pertukaran yang menantang dan provokatif antar budaya di Asia. Kami sangat tertarik pada berbagai tendensi kontemporer di Asia yang berhubungan dengan tradisi termasuk di dalamnya ekspresi urban, seni kontemporer, dan seni kontemporer yang berhubungan erat dengan seni tradisional.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Kolaborasi dan pertukaran budaya ini dapat meliputi keragaman budaya dari negara yang sama atau juga ruang lingkup kota yang sama.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Salah satu visi dari ANA yang baru adalah mengeksplorasi potensi hubungan lokal-regional- global. Oleh karena itu, kegiatan yang mengangkat isu kontinuitas local dalam usaha mengaitkan generasi yang berbeda, menghubungkan memori, pola pikir local dan budaya yang berkelanjutan juga dapat dipertimbangkan. </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Dukungan utama ANA tertuju pada kegiatan yang berdasarkan pada proses dan bukan pada produk. Kami terbuka untuk mendukung sebagian kagiatan yang sudah berjalan atau kegiatan baru. Dalam<span>  </span>mempertimbangkan proposal, kami akan melihat secara positif kegiatan yang memiliki sumber dana dari institusi lain. </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Untuk setiap kegiatan, bantuan dana kami dapat mencapai maksimum US$10 000.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Proyek Anda harus dimulai pada bulan Maret 2008.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></strong></p>
<h3><u><span style="font-size:12pt;color:windowtext;">Acuan dalam mengirim proposal dengan segera</span></u></h3>
<p class="MsoNormal"><strong><u><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><span style="text-decoration:none;"> </span></span></u></strong></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Kami berharap dapat menerima dari Anda satu halaman proposal dan biografi dalam 200 kata dengan format PDF. Formulir aplikasi dapat di download pada akhir halaman ini. </span></em></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Batas akhir penerimaan satu halaman proposal ini adalah <strong>1 Desember 2007</strong> dalam bahasa Inggris atau bahasa pilihan Anda (Indonesia, Jepang, Khmer, Korea, Laos, Mandarin, Singhalese, Tamil, Thai dan Vietnam)</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Satu halaman proposal Anda harus meliputi isi, konsep/prinsip dan tujuan dari kegiatan Anda.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Anda harus mencantumkan pada awal proposal Anda sebagai berikut:</span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span class="SpellE"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Nama</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">pengirim</span>      <span class="SpellE">aplikasi</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span class="SpellE"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Judul</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">kegiatan</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Prosedur</span></em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">baru</span> yang <span class="SpellE">harus</span> <span class="SpellE">diperhatikan</span> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Pengirim aplikasi harus mengirimkan satu halaman proposal online via website ANA  www.artsnetworkasia .org</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Pengiriman secara online via website merupakan kebutuhan ANA sebagai bagian dari proses jangka panjang untuk menyesuaikan proses aplikasi</span></em></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">JIKA ADA KESULITAN UNTUK MELAKUKAN APLIKASI ONLINE ATAU ANDA TIDAK DAPAT MENGIRIMKAN APLIKASI ONLINE KARENA ALASAN KHUSUS YANG TERDAPAT DI KOTA ANDA, MOHON KONTAK SEGERA</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://id.f555.mail.yahoo.com/ym/Compose?To=airmanuporn@artsnetworkasia.org" rel="nofollow" target="_blank" class="style1">airmanuporn@ artsnetworkasia. org</a><span class="GramE"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> OR FAX +65 6737 7013.</span></strong></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> </span></em><strong><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Bila</span></em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">aplikasi</span> <span class="SpellE">Anda</span> <span class="SpellE">sesuai</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">visi</span> ANA, <span class="SpellE">Anda</span>  <span class="SpellE">dapat</span> <span class="SpellE">menerima</span> <span class="SpellE">undangan</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">mengembangkan</span> <span class="SpellE">aplikasi</span> <span class="SpellE">Anda</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">bentuk</span> proposal <span class="SpellE">utuh</span>. <span>Batas akhir proposal yang harus kami terima adalah akhir Januari 2008. Secara bertahap, aplikasi yang lolos uji akan diumumkan pada akhir bulan Februari 2008.</span><span> <span></span></span></span></em></p>
<p class="MsoBodyText2" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;color:windowtext;">  </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><strong><u><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">AKHIR  KATA</span></u></strong></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Anda dapat melihat kegiatan-kegiatan terdahulu yang pernah ANA dukung di www.artsnetworkasia .org &#8211; Mohon dicatat bahwa kegiatan tersebut hanya sebagai bahan acuan.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Setelah Anda  mengirim aplikasi, ANA akan memasukkan nama/grup/nama organisasi dan kontak detil (email, telefon, fax, website dan alamat)</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoBodyText3"><span style="font-size:12pt;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Hal tersebut merupakan tujuan kami untuk mendukung networking di Asia.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"><span>       </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Jika Anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut, harap menghubungi Tay Tong, Direktur: taytong@theatrework s.org.sg dan Manuporn Luengaram, Manager: airmanuporn@ artsnetworkasia. org atau fax ke +65 6737 7013.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span><span> </span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Anda mungkin ingin mengkontak anggota ANA Peer Panel yang berada di negara Anda. Anggota panel ANA dapat membantu memperkaya ide dan memberikan bimbingan tetapi mereka tidak dapat menuliskan proposal untuk Anda. Anggota Peer Panel dan daftar kontak mereka terdapat pada website kami.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Bila Anda mengenal rekan-rekan lain yang mungkin juga akan tertarik dengan program ini, kami akan sangat menghargai bila Anda dapat menyebarkan informasi ini kepada mereka.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Kami sangat mengharapkan aplikasi Anda.</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Hormat</span></em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">kami</span>,</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Tay</span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> Tong </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Direktur</span></em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">, Arts Network </span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Asia</span></em><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Alamat</span></em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> fax:</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Arts Network </span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Asia</span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">+65 6737 7013 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Alamat</span></em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> </span></em><span class="SpellE"><span class="GramE"><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">surat</span></em></span></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> <span class="SpellE">menyurat</span>: </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Arts Network </span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Asia</span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="GramE"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">c/o</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> 72-13, </span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Mohamed Sultan Road</span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Singapore</span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> 239007<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">  </span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="SpellE"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">Petunjuk</span></span><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">1. <a href="http://www.artsnetworkasia.org/app/call-for-submission-non-english.php?id=1#" rel="nofollow" class="style1" target="_blank">Download formulir pendaftaran.</a></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> </span></em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">2. <span class="SpellE">Lengkapi</span> <span class="SpellE">formulir</span> <span class="SpellE">tersebut</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="GramE">save</span>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;">3. <a href="http://www.artsnetworkasia.org/app/submit-form.php?id=1" rel="nofollow" class="style1" target="_blank">Klik disini untuk mengirimkan</a> lamaran dan proposal  anda.</span><em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"> </span></em><span style="font-size:12pt;font-family:Verdana;"></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
</tr>
</table>
<p>Selengkapnya:<br />
www.artsnetworkasia .org</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=89&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/lowongan-aplikasi-bantuan-dana-arts-network-asia-ana-maret-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3214ba50fcb9729149cb96534541d34f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alumni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGANTAR DISKUSI BUKU KUMPULAN PUISI MUKHID: TULISLAH NAMAKU DENGAN ABU &#8211; Nanang Suryadi</title>
		<link>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/httpamoeckmultiplycom/</link>
		<comments>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/httpamoeckmultiplycom/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 06:17:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni teater hampa</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/httpamoeckmultiplycom/</guid>
		<description><![CDATA[Bertempat di Aula Perpustakaan Universitas Negeri Malang Rabu, 11 Oktober 2006 Pukul: 12.45 – 14.00 WIB) Pergulatan dengan puisi seringkali mendorong penyair mencintai dengan keras kepala. Seringkali penyair tidak dapat melepaskan diri dari puisi, bukan karena ia ingin mendapatkan gelar atau sebutan penyair, namun yang terjadi adalah ia selalu merasa terikat dengan dunia tersebut, entah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=88&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bertempat di Aula Perpustakaan Universitas Negeri Malang<br />
Rabu, 11 Oktober 2006<br />
Pukul: 12.45 – 14.00 WIB)</p>
<p>Pergulatan dengan puisi seringkali mendorong penyair mencintai dengan keras kepala. Seringkali penyair tidak dapat melepaskan diri dari puisi, bukan karena ia ingin mendapatkan gelar atau sebutan penyair, namun yang terjadi adalah ia selalu merasa terikat dengan dunia tersebut, entah apapun alasannya. Jika pada akhirnya Mukhid menerbitkan sebuah buku kumpulan puisi, setelah sekian lama tidak pernah membukukan dalam antologi tunggal, adalah juga merupakan bagian dari proses kepenyairannya. Dengan adanya sebuah buku kumpulan puisi, sang penyair dapat berharap puisi-puisi yang lahir melalui tangannya tidak lenyap begitu saja. Puisi berhak untuk bergaul dan dikenal banyak orang di luar penyairnya sendiri. Pengalaman puitis sang penyair berhak dicatet dan mendapat tempat.</p>
<p>Saya mengenal Mukhid lebih dari sepuluh tahun lalu, bersama-sama terlibat dalam kegiatan seni di Kota Malang sejak masa mahasiswa di tahun 90-an, khususnya teater dan sastra. Masa-masa penuh gairah berkesenian, hingga menembus malam dengan diskusi-diskusi tentang berbagai hal, termasuk mendiskusikan puisi yang kami tulis. Beberapa sajaknya saya baca dalam kumpulan-kumpulan puisi bersama. Namun dalam pengamatan saya, dibanding aktivitas penulisan puisi Mukhid lebih intens dalam pementasan teater.</p>
<p>Aktivitas Mukhid dalam pementasan teater, baik sebagai aktor, sutradara serta penulis naskah terasa mempengaruhi penulisan sajak-sajaknya, sebagai buktinya adalah karya-karya dalam buku ini. Pertunjukan teater seringkali menampilkan “kejelasan” atau “keterbukaan” yang lebih dengan menggunakan bahasa verbal dan bahasa tubuh agar penonton dapat memahami apa yang disampaikan sang aktor di panggung. Keterbukaan inilah yang seringkali saya temui dalam sajak-sajak Mukhid. Penyair dalam menulis sajak-sajaknya seperti telah mempersiapkan untuk melisankan sajak-sajaknya dalam sebuah panggung pementasan, bukan sekedar tampil dalam sebuah buku. Tradisi pelisanan sebuah karya sastra menjadikan sajak-sajak yang ditulis penyair menjadi lebih cair dengan bahasa yang lugas. Terlebih lagi, jika ditelusuri dalam beberapa larik sajaknya terasa Mukhid secara sadar atau tidak meminjam gaya penyair yang sering melisankan puisinya di atas panggung, seperti Rendra dan Emha Ainun Najib.</p>
<p>Dalam 44 sajak yang ada dalam buku ini, saya temukan banyak sekali kata-kata tentang Tuhan, atau kata gantinya seperti Mu, Gusti, Sang Maha Suci, Nya, Engkau. Kata-kata tersebut muncul dalam berbagai suasana sajaknya, entah di saat sepi, entah di saat gaduh hiruk pikuk protes sosial. Hubungan penyair dengan Tuhannya memang seringkali merupakan sebuah pengalaman puitis yang menggelitik untuk dituliskan menjadi sebuah sajak. Jika kita baca sajak-sajak dalam khazanah perpuisian tanah air dan dunia, tema tentang hubungan penyair dengan Tuhannya sangat banyak dijumpai.</p>
<p>Hubungan Mukhid dengan Tuhannya, dapat terlihat dalam larik-larik sajak berikut: Tuhan, kalau Engkau memang Kenyataan Tertinggi./Kita berdamai saja mulai hari ini (Berdamai Dengan Kenyataan). “Tidak! Sebelum aku menyamai Tuhan!” (Dialog Imajiner dengan Caligula). Kugedor lagi pintu. Kuteriakkan keras-keras/ entah nama-Nya atau namaku./ Tetap tak ada jawab. Selain harap/ (Di Luar terlalu Gaduh) Dengan putus asa aku pun berbisik lembut:/ “Gusti. Bukakan pintu. Kuncinya tak kutemu/ Aku ingin istirah. Di luar terlalu gaduh./ Di luar terlalu gaduh…”/ (Di Luar Terlalu Gaduh). Tuhan, maafkan aku/114 surat yang kau kirim/ tak pernah sempat kubalas// Engkau terlalu absurd sih,/ hingga untuk memahami satu huruf saja/ dari kalimat-kalimat indahmu/ diperlukan ribuan kesabaran bumi/ dan ratusan kesetiaan matahari.// Engkau terrlalu misterius sih,/ hingga meski kudapat 99 catatan alamatmu/ yang terpatri di helaan nafasku/ jangankan mengetuk pintumu/ membaca alifmu saja aku tak mampu// Engkau terlalu lembut,/ hingga walau kutemu 6666 kunci gaibmu/ tak pernah bisa kubuka jua/ jangankan tabir Diri-Mu/ tabir diriku saja aku tak kuasa// Tuhan, maafkan aku/ 114 surat yang kau kirim/ tak pernah sempat kubalas// (Mungkin mataku yang buta/ hingga tak pandai mengeja./ Mungkin tanganku yang tak berdaya.)” (Tuhan Maafkan Aku). Tuhan, tuntunlah tanganku (Peta Nasib 2). Masihkah tersisa ruang buat Tuhan/ di sudut nuarni? (Sajak Milenium). Tak semua bisa dirumuskan/ memang./ Seperti malam ini/ ketika air mata bercucuran/ Sewaktu tiba-tiba/ kita melakukan kesalahan yang memang dikehendaki-Nya. (Tak Semua) Duh Gusti,/ hamba semakin tak mengerti (Malam di Ujung). Di dalam ruang kecemasan:/ mungkin saja Tuhan sedang tertawa/ mengolok-olok kekonyolan kita (Di Dalam Ruang Kecemasan). Kubaca namaMu/ dalam dekap sunyi kalbuku (Kubaca Dunia). Tiba-tiba aku jadi teringat/ butir-butir firman Tuhan,/ maut, kubur dan akhirat/ Aku jadi semakin tak percaya/ bahwa dunia ini betul-betul nyata// “Duh Gusti,/ tanggal apa dan hari berapa/ kita akan bertemu?” (Ini Hari Apa? Tanggal Berapa?). Tuhan,/ Kalau memang kecemasan adalah salah satu dari/ bahasa Cinta-Mu/ Beri aku satu kecemasan saja:/ harap-harap cemas kalau-kalau aku tak mampu/ memandang wajah-Mu/ di Hari Yang Dijanjikan (56 Tahun Indonesia (Masih) Cemas). Duhai Sang Pengarang/ kapan ini bermula/ dan kapan ini akan berakhir? (Tanda Tanya Agung). Tuhan, beri aku kekuatan untuk berevolusi/ sebab aku tak mau hatiku mati (Revolusi Dimulai Hari Ini). Tuhan, Biarkan kugedor bilik hatimu-Mu/ Biar lunglai kakiku ragu/ Biar gentar mataku sayu// Tuhan,/ Bukalah pintu rumah-Mu/ Biar aku bertamu/ dan menyantap semua hidangan-Mu:/ sekerat cinta, periuk nasib, saripati keyakinan, juga/ manisan keindahan segala jaman (Bukalah Bilik Hatimu). Gusti,/ Mohon kali ini engkau/ balas dengan gambling/ Tak perlu attachment/ alias lampiran/ Tolong kirimi aku: peta nasib, resume keyakinan/ dan sejumlah alamat kebahagiaan (Tuhan@Arasy.Com). Maka Tuhan pun memanggil seluruh pejabat/ negeri yang kata orang potongan sorga itu./ Sungguh pemandangan menakjubkan/ Menyaksikan berjajar-jajar orang/ menantikan keputusan Sang Maha Adil (Tuhan Tidak Menerima Sogokan)</p>
<p>Kata-kata lain yang juga digemari Mukhid dan kerap muncul dalam sajaknya adalah sepi, cemas, nasib serta nama-nama tokoh mitos dan tokoh nyata. Kata sepi bahkan menjadi bagian dalam judul bukan hanya dalam teks di tubuh sajaknya (misalnya judul: Catatan Sepi 1, Catatan Sepi 2, Catatan Sepi 3, Catatan Sepi 4)</p>
<p>Demikianlah, sekedar catatan singkat pengantar diskusi. Banyak hal yang ingin saya sampaikan tentang sajak-sajak Mukhid ini, yang mungkin bersetuju dengan para peserta diskusi kita kali ini. Sebagai penutup saya bacakan 4 Sajak Mukhid:</p>
<p>TULISLAH NAMAKU DENGAN ABU<br />
Bakarlah aku dalam bilik jantungmu<br />
hingga yang tersisa hanya abu<br />
Lalu dengan abu itu tulislah namaku<br />
seperti waktu kau punguti jam-jam yang meragu</p>
<p>Tulislah namaku dengan abu<br />
Sebab kenangan hanyalah catatan alam yang<br />
berdebu<br />
Meski hidup cuma bayangan semu<br />
Tataplah hari-hari dengan senyummu</p>
<p>Tulislah namaku dengan abu<br />
Untuk sekedar memberi kemungkinan sang waktu<br />
Melakukan tawar menawar dengan Tuhan<br />
Karena perjalanan, betapapun berat, harus<br />
diteruskan</p>
<p>Tuliskan namaku dengan abu<br />
Berdoalah agar dari kematianku<br />
datang kelahiran baru<br />
Agar aku tak kehilangan kepercayaan<br />
kepada kesejatian</p>
<p>Tulislah namaku dengan abu<br />
Karena rasa berdaya tak boleh mati begitu saja<br />
kesabaran menjadi samudra<br />
daya hidup menjadi cakrawala</p>
<p>Tulislah namaku dengan abu<br />
Sebab kita tak pernah berencana bertemu<br />
Tulislah namaku dengan abu<br />
Biarlah angina membawa pergi kemana ia mau</p>
<p>21 Maret 1998</p>
<p>DI LUAR TERLALU GADUH</p>
<p>Dengan tergopoh-gopoh kugedor pintu:<br />
“Buka pintu! Cepat! Di luar terlalu gaduh.<br />
Aku ingin istirah, biar hatiku teduh.”</p>
<p>Tak ada jawab. Hanya senyap.</p>
<p>Kugedor lagi pintu. Kuteriakkan keras-keras<br />
entah nama-Nya atau namaku.<br />
Tetap tak ada jawab. Selain harap.</p>
<p>Sekali lagi kugedor pintu. Tak bisa lagi nunggu.<br />
Kali ini segala hardik dan serapah<br />
Melumur jua dari bibirku. Senyap sesaat.<br />
Sampai…</p>
<p>“Kuncinya ada padamu!”</p>
<p>Aku kelabakan, berputar-putar mencari kunci.<br />
Dari segala batas yang kutahu, aku mencari.<br />
Dari segala ujung yang kutahu, aku mencari<br />
Tak juga kutemu.</p>
<p>Dengan putus asa akupun berbisik lembut:<br />
“Gusti. Bukakan pintu. Kuncinya tak kutemu.<br />
Aku ingin istirah. Di luar terlalu gaduh.<br />
Di luar terlalu gaduh…”</p>
<p>18 Desember 1998</p>
<p>SAJAK SEPOTONG MANGGA</p>
<p>Pernahkah engkau bertanya:<br />
Kenapa mangga rela<br />
Menjadi mangga</p>
<p>24 Desember 1999</p>
<p>KUTUKLAH AKU UNTUK MENCINTAIMU</p>
<p>Kutuklah aku untuk mencintaiMu,<br />
karena mataku telah buta oleh pesona dunia<br />
karena telingaku telah terpikat oleh merdu sarwa<br />
Suara<br />
karena tanganku telah kotor oleh noda<br />
karena mulutku telah berlumur pura-pura<br />
karena aku selalu kalah oleh nafsu yang bertahta</p>
<p>Kutuklah aku untuk mencintaiMu<br />
Karena aku telah terperangkap asmara nan maya<br />
Karena jauh di lubuk kalbuku<br />
Masih kurindu wajahMu<br />
Walau dengan perih hati dan rasa amat tak berdaya</p>
<p>Kutuklah aku untuk mencintaiMu<br />
sebab aku tak mampu lepas dari berhala diri<br />
sebab aku tak sanggup menghindar dari nafsu<br />
duniawi<br />
sebab aku terkurung dalam labirin kepalsuan nan<br />
memabukkan<br />
sebab aku terperangkap dalam jerat-jerat keakuan<br />
Kutuklah aku untuk mencintaiMu</p>
<p>Jauhkan segala yang akan menjauhkan aku dariMu<br />
Singkirkan segala yang menyilaukan aku dari<br />
memandangMu<br />
halau segala yang menambatkan hatiku tidak<br />
padaMu<br />
kutuklah aku menjadi pecinta sejatiMu</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=88&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/httpamoeckmultiplycom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3214ba50fcb9729149cb96534541d34f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alumni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teater Indonesia Harus Menciptakan Tradisinya Sendiri &#8211; Edy Suyanto</title>
		<link>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/teater-indonesia-harus-menciptakan-tradisinya-sendiri-edy-suyanto/</link>
		<comments>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/teater-indonesia-harus-menciptakan-tradisinya-sendiri-edy-suyanto/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 06:09:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alumni teater hampa</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/teater-indonesia-harus-menciptakan-tradisinya-sendiri-edy-suyanto/</guid>
		<description><![CDATA[”Perkembangan teater saat ini adalah perkembangan teater post-Stanislavsky. Setelah Stanislavsky, tumbuh teater baru yang mementingkan sutradara,” begitu kata Asrul Sani ketika saya mewawancarainya dalam satu kesempatan di pertengahan tahun 2000 lalu. Dikatakannya pula, ”Di Eropa, orang sudah enggak perlu surealisme lagi. Sudah jenuh. Mereka mencari bentuk yang lain. Tapi kita baru mulai, akibatnya biarpun lama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=87&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">”Perkembangan teater saat ini adalah perkembangan teater post-Stanislavsky. Setelah Stanislavsky, tumbuh teater baru yang mementingkan sutradara,” begitu kata Asrul Sani ketika saya mewawancarainya dalam satu kesempatan di pertengahan tahun 2000 lalu. Dikatakannya pula, ”Di Eropa, orang sudah enggak perlu surealisme lagi. Sudah jenuh. Mereka mencari bentuk yang lain. Tapi kita baru mulai, akibatnya biarpun lama berteater, tapi tidak melahirkan aktor yang baik.”<br />
Sungguh, hal itu terngiang lagi di kesadaranku, karena ternyata permasalahan lama itu muncul kembali, diujarkan dengan bahasa yang lain oleh Harris Priadie Bah dalam diskusi teater yang diadakan oleh meja budaya hari Jumat tanggal 18 Juli 2003 lalu di PDS. HB. Jassin. Dengan bahasanya, Harris menyatakan bahwa teater modern Indonesia merupakan teater yang didirikan dengan tradisi pemusatan kuasa pada corak badan dan pikiran sang sutradara.<br />
Memang bukan tema baru. Tapi harus diakui juga, permasalahan itu bukannya telah selesai sekarang. Ada satu hal penting mengapa itu sampai terjadi. Menurut Harris, yaitu adanya paradigma paternalistik, di mana itu memunculkan pemusatan wacana teater pada sosok tunggal sutradara.<br />
Tapi sayangnya, diskusi sore itu tidak terlalu jauh mengurai untuk mencari sebab dari kegelisahan yang dilemparkan Harris. Terlebih dengan waktu yang dibatasi justru oleh moderator.<br />
Tanpa paparan yang lebih jauh tentang sebab-sebab itu, Harris lalu menawarkan sebuah ajakan untuk mendevitalisasi paradigma paternalistik dengan sebuah paradigma pempribadian, di mana tradisi kerja kolektif dalam teater harus dimaknai sebagai fasilitas bersama untuk terberdirikannya proses emansipasi lintas pribadi.<br />
Sebuah ajakan yang tidak mendasar buat saya, sebab, tanpa adanya paradigma pempribadian itu pun, sebuah kerja teater memang sebuah kerja kolektif. Sebuah keloktivitas tentu mensyaratkan adanya kesetaraan dengan menghargai dan menjalankan tanggung-jawab posisinya masing-masing. Seorang sutradara atau pemain, pasti mempunyai sebuah wilayah yang tidak bisa diganggu-gugat oleh pihak di luar dirinya. Suatu wilayah ”otonomi diri”, di mana dia menjadi penguasa akan kediriannya dan memahami seluruh bahasa dirinya ketika dia harus memilih kerjanya dalam proses kreatif teater. Hal ini juga untuk menjawab kegelisahan Nur Zein Hae yang melihat pemain masih sebagai subordinat dalam produksi teater.<br />
Pun, saat Nur Zein menawarkan solusi bahwa teater modern Indonesia harus menengok ke teater tradisi, dengan asumsi bahwa dalam teater tradisi, sutradara hanya berperan dalam mengatur plot cerita dan pola pengadeganan (mise en scene). Selebihnya pemain yang berperan. Tapi Nur Zein lupa, bahwa antara teater modern dan teater tradisi memiliki pola dan syarat yang saling berlainan.<br />
Teater tradisi hidup dan dihidupi orang-orang yang lebih homogen dan memiliki semangat lokalitas yang tinggi. Mereka mempunyai hubungan yang intens, baik dalam proses kreatif maupun dalam hubungan sosial. Ada semangat kekerabatan yang berusaha selalu mereka tumbuhkan. Kesenian adalah sesuatu yang coba mereka pertahankan sebagai simbol komunal wilayah hidup.<br />
Sedangkan teater modern adalah hasil pembelajaran dari tradisi barat, yang kemudian disikapi sebagai ilmu. Kalaupun toh kemudian ada yang memilih teater sebagai jalan, yang muncul kemudian adalah teater yang hidup dengan semangat memperbaharui yang terus-menerus dengan segala pencarian bentuk kreatifnya sebagai bahasa visual. Tradisi cuma sekadar aksesori, bahkan terkadang sampai melawan tradisi. Itu pilihan. Jadi sangat aneh, kalau kita harus merujuk ke teater tradisi untuk menjawab permasalahan teater modern seperti yang ditawarkan Nur Zein.<br />
Pada akhirnya, teater modern Indonesia adalah kompleksitas. Membicarakan persoalan aktor, misalnya, mau tidak mau kita akan membicarakan teater sebagai sebuah disiplin. Termasuk masa lalunya.<br />
Saya setuju dengan pendapat bahwa teater modern Indonesia masih memakai paradigma paternalistik. Munculnya kelompok-kelompok teater, berbiak dari teater-teater sebelumnya. Seperti layaknya sebuah keluarga, seorang anak yang sudah merasa dewasa dan ingin mandiri, tentu ada keinginan untuk memisahkan diri dari keluarga besarnya dan membentuk keluarganya sendiri. Maka keluarga-keluarga baru bermunculan. Itulah teater modern Indonesia. Budaya paternal yang dia cerap selama masa kanak-kanaknya itu tanpa sadar ikut terbawa ketika ia ingin berdiri sendiri. Terjadi pelembagaan terhadap budaya paternalistik.<br />
Seorang aktor dalam kelompok terdahulunya akhirnya akan berkeinginan juga menjadi sutradara ketika dia keluar dan menciptakan kelompoknya sendiri. Keaktoran saja tidak cukup bagi seorang aktor. Sutradara adalah puncak pilihan.<br />
Saya kira, inilah struktur berpikir yang kadung tertanam di benak—secara umum—para pekerja teater Indonesia. Dan kalau itu dianggap kesalahan, saya kira, itulah sebabnya yang berkembang kemudian adalah teater sutradara. Kita tidak pernah benar-benar lepas dari masa silam, atau bahkan tanpa masa silam seperti kata Arifin C. Noer almarhum. Kita masih terbelenggu dengan budaya paradigma lama yang paternal.<br />
Pengertian antara teater sutradara dan teater aktor, bukanlah masalah penting. Yang harus kita tumbuhkan sekarang ini adalah sebuah teater yang benar-benar tanpa hubungan dengan para pendahulunya. Yang tidak membawa naluri tradisi paternalistik. Teater yang tidak peduli dengan masa lalunya sendiri. Teater yang berani memutus mata-rantai sejarah perkembangan sebelumnya. Tanpa masa silam yang sebenarnya.<br />
Teater modern Indonesia kemudian lahir dari gagasan-gagasan dan kegelisahan sekumpulan orang yang meniatkan dirinya untuk melebur menjadi sebuah kelompok teater. Artinya: teater itu lahir bukan karena kegelisahan satu orang saja. Hal itu akan berpotensi ke arah teater sutradara seperti teater-teater Indonesia sebelumnya.<br />
Niatan itu tentu saja harus didukung orang-orang dengan kemampuan dan kualitas yang memadai di bidangnya masing-masing. Baik itu pemain, sutradara, penulis naskah, bagian artistik, bahkan sampai di bidang manajerial. Semuanya dengan semangat dan visi yang sama. Tidak ada heirarki atas-bawah di dalamnya. Setiap individu mempunyai posisi yang sama pentingnya. Setiap orang berhak melemparkan gagasan untuk direspons dan didiskusikan bersama. Bagaimana individu yang memilih di bagian penulisan naskah kemudian serius mengerjakan tugasnya dari hasil diskusi itu. Bagian manajerial kemudian sibuk membuat surat-surat dan proposal pertunjukan. Para pemain giat mempersiapkan tubuhnya dalam latihan-latihan rutin. Bagian penyutradaraan memilih, siapa yang siap untuk menyutradarai gagasan itu. Dalam bahasanya Adi Wicaksono: bagian-bagian itu kemudian dilembagakan. Setiap lembaga di dalamnya hanya mengurusi apa yang menjadi bagiannya. Orang yang harus menyutradarai, tidak serta-merta juga menjadi pimpinan produksi. Atau seorang pemain yang juga merangkap mengurusi surat-surat dan proposal yang harus dibuat. Dengan begitu, setiap orang akan mampu lebih maksimal mengerjakan apa yang menjadi tanggung-jawabnya.<br />
Dalam teater seperti itu, akan lebih banyak memunculkan warna dan corak pada tiap produksi kreatifnya, karena setiap sutradara di dalamnya, dengan seluruh kapasitasnya, masing-masing mempunyai gaya dan cara pengucapannya yang khas. Seorang pemain akan lebih menemukan gaya aktingnya dari setiap sutradara yang berbeda.<br />
Maka tidak penting lagi dipertanyakan, teater sutradara atau teater aktor yang muncul, atau malah teater naskah, karena ternyata naskah yang tertulis lebih kuat dibanding aktor atau sutradaranya, misalkan. Semuanya telah selesai ketika itu didiskusikan dan digodok hingga menjadi sebuah ide bersama yang lebih matang dan jelas.<br />
Dalam teater seperti itu, keberagaman bentuk lebih berkemungkinan untuk menemukan semangat dan hidupnya. Dengan sendirinya, hal itu akan lebih memperkaya perkembangan teater modern Indonesia yang sudah memilih untuk melupakan masa lalunya dan menciptakan sejarah dan tradisinya sendiri.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alumniteaterhampa.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alumniteaterhampa.wordpress.com&amp;blog=2010855&amp;post=87&amp;subd=alumniteaterhampa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alumniteaterhampa.wordpress.com/2007/11/02/teater-indonesia-harus-menciptakan-tradisinya-sendiri-edy-suyanto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3214ba50fcb9729149cb96534541d34f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alumni</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
